Rabu, 29 Februari 2012

Di balik layar pembuatan FILM transformer

FOTO - FOTO DIBALIK LAYAR FILM TRANSFORMER 3





Watch: Dibalik Layar Pembuatan Film Transformers 3

Seperti kita ketahui, sekuel ke tiga film Transformers 3 segera dirilis, Sebagai penggemar film ini, tentunya kita ingin mengetahui berita terbaru film Transformers 3 ini.

Pada pertengahan July lalu sutrada film ini Michael Bay telah melakukan syuting di kota Chicago, selain dari beberapa kota lainya yaitu Washington DC, Florida, Texas, Afrika, Moscow dan Cina.

Dalam syuting kali ini, kota Chicago benar-benar dibuat porak poranda seakan-akan benar-benar diserang oleh Decepticons.

Akibat syting film ini, menyebabkan kemacetan dibeberapa kota dan mengganggu aktifitas kantor dan pejalan kaki. Akan tetapi ada yang diuntungkan dari syuting film TF3 ini, Hotel 71 di Chicago, semua kamar terjual untuk seminggu kedepan dikarenakan hotel tersebut menawarkan paket yang mana anda bisa secara langsung menyaksikan adegan action ledakan dan tembakan tepat di depan hotel tersebut. Tentu saja ini hanya bisa disaksikan oleh penghuni hotel tersebut.

Selain Hotel, sebuah restoran Bella's Pacino juga mendapat keuntungan. Restoran ini ditutup selama tiga hari untuk umum dikarenakan adanya syuting film ini. Sebagai gantinya, Paramount Pictures telah setuju untuk mengganti biaya operasional restoran itu selama tutup.

Selain itu, "Transformers telah mempekerjakan lebih dari 184 tenaga penduduk setempat sebagai asisten produksi dan 27 anggota National Guard sebagai tentara. Dalam film TF3 ini juga terdapat mobil baru seperti mobil nascar, ferrari dan mercy.


Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:

sumber gambar ini kami dapat dari: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9228729

Kamis, 23 Februari 2012

animasi shaun the sheep

inilah Proses Pembuatan Film Animasi Shaun The Sheep | Dengan Photonya

Assalamu’alaikum.Wr.Wb | Anda Tahu, dalam dunia Animasi dikenal banyak cara dalam pembuatannya. Salah satunya adalah teknik Stop Motion yang mengunakan Clay, semacam tepung atau tanah liat. Nah teknik inilah yang digunakan dalam Proses pembuatan film Shaun The Sheep, Ya,, walaupun teknik ini termasuk teknik klasik dan primitif, namun jika di kerjakan secara profesional dan dengan ide-ide cerita yang menarik dan penyajian yang bagus, ternyata dapat menghasilkan film Animasi yang luar biasa.

Bagaimana tidak? Film animasi dari clay shaun the sheep ini banyak yang suka, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, Beneran.. “bapak saya aja suka nonton film ini” Haha. Ide cerita yang menarik dan karakter yang lucu-lucu , seakan membuat yang nonton selalu terhibur dan tertawa. Cuman disini, saya tidak akan membahas ide-ide ceritanya film ini, tetapi saya akan berbagi pengetahuan tentang sulitnya membuat film Animasi Stop Motion Shaun The Sheep, dan berikut ini photo-photo tahap proses pembuatan film animasi shaun the sheep : 

1. Pembuatan Story Board dan Story line
Setelah ide ceita di buat oleh scriptwritter, maka selanjutnya Story Boardmaker membuat Story Board dan Story Line. Walaupun teknologi IT sudah semakin canggih, tetapi para Story BoardMaker membuatnya secara maual dengan tangan. 

2. Persiapan Media dan Space

Rumput tiruan dilekatkan pada plat baja dan semua property termasuk rumah-rumahan, pohon-pohonan, meja, rerimbunan tanaman, dll dipasang magnet pada bagian dasarnya sehingga bisa melekat kuat pada rumput supaya posisi tetap terjaga. Latar belakang berupa layar dengan gambar sesuai dengan situasi scene dan didukung tata cahaya sedemikian rupa. Perlengkapan perbengkelan sepertinya sudah menjadi keharusan pada tahap ini.

3   3. Pembuatan Property dan Kostum
Semuanya dibuat manual menggunakan tangan oleh seorang Property Maker untuk menghasilkan bentuk yang seperti seharusnya. Inilah komentar dari Property Maker Helen Javes : “Semuanya dibuat manual, sehingga sangat rumit. “Bahkan kaki meja dibuat manual untuk mendapatkan bentuk yang tepat.” Pekerjaan Property maker bukan tanpa risiko. Jari teriris pisau tajam, dan terbakar akibat panas dari lem adalah resiko pekerjaan sehari-hari.

4.    4.Pembuatan Model dan Tokoh
 Kalau model cikal-bakal animasi stop motion (primitif) dibuat menggunakan lempung (tanah liat), maka disini Model dibuat menggunakan bahan semacam plasticine atau silikon yang beberapa didalamnya telah dipasang kawat. Sebenarnya untuk bahan bisa digunakan apa saja yang penting mudah dibentuk dan tidak mudah patah saat dilakukan perubahan-perubahan gerakan (stop motion). Setiap bagian anggota tubuh dapat dilepas dan dipasang dan setiap tokoh bisa memiliki beberapa buah untuk bagian tubuh yang sama (mata, kepala, kaki, telinga, rambut, bibir/mulut, dll) untuk memudahkan perubahan ekspresi karakter.

5. Pengaturan Ekspresi
 
 Ekspresi Wajah merupakan bagian yang penting untuk menggambarkan kondisi hati tokoh/karakter dalam hal ini Domba-domba kelompok dari shaun the sheep dan tokoh pendukung lainnya. Selain itu dengan adanya perubahan ekspresi diharapkan karakter akan terkesan lebih hidup. Perubahan Ekspresi dilakukan dengan mengubah bentuk kelopak mata, posisi titik hitam pada mata, bentuk mulut, tampilan gigi, telinga, rambut, dll. Sepertinya pada tahap inilah dibutuhkan ketelitian dan kesabaran paling ekstra karena kesalahan akan dapat mempengaruhi konsistensi karakter. 
6. Suku Cadang dan Penyimpanan


 
Kalau dilihat sekilas seperti kotak penyimpanan mainan anak-anak
 7. Pengaturan Posisi Karakter/Obyek (Stop Motion)



Sangat rumit, bukan? kebayang kan kalau misalkan kita menjadi salah satu dari kru mereka. Kudu sabar tentunya, tapi di balik semua itu hasilnya sangat bagus dan banyak di terima dan di gemari segala usia
g
.